Rabu, 04 Maret 2015

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS



KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS
“Memulai Usaha Kuliner Bagi Pemula”



Nama  : Putri Kusuma Anggraini
                     Kelas   : D3-TI-01
                     NIM     : 14.01.3315



SEKOLAH TINGGI MANAJEMENT INFORMATIKA dan KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA

YOGYAKARTA

2015





ABSTRAK

    Perkembangan bisnis kuliner akhir – akhir ini semakin berkembang pesat, hal ini dapat kita lihat dari jumlah restaurant dan rumah makan yang ada di sekitar kita setiap tahunnya meningkat, maka diperlukan strategi yang tepat agar perusahaan bisa bersaing dan lebih unggul dibandingkan dengan para pesaing lainnya. Berdasarkan fenomena tersebut, penulis melakukan penelitian yang dituangkan dalam karya ilmiah ini dengan judul “Memulai usaha bisnis kuliner bagi pemula”. Tujuan penelitan ini adalah untuk menjelaskan tentang bagaimana memulai usaha bisnis kuliner bagi pemula.




ISI

   Bisnis kuliner merupakan salah satu jenis bisnis yang paling banyak peminatnya. Harus diakui, bisnis kuliner memang tidak ada matinya. Semakin bnanyak orang yang menggeluti bisnis ini dapat bertahan lama. Hanya orang – orang yang bekerja keras yang dapat bertahan. Tidak hanya itu, kreatifitas dan inovasi juga diperlukan dalam menggeluti usaha ini. Dengan kompetisi dunia kuliner yang semakin ketat. Para penggelut bisnis kuliner juga harus lebih kreatif lagi. Beberapa hal dibawah ini yang harus diperhatikan bagi pemula di bisnis kuliner untuk dapat sukses :

  • Target Pasar

   Tentukan target pasar secara spesifik. Target pasar adalah acuan untuk merancang strategi pasar. Target pasar meliputi umur, pekerjaan, pendapatan, gaya hidup, dan sebagainya. Setelah menentukan target pasar, langkah selanjutnya dapat menetukan strategi kedepannya.
   Contohnya membuka usaha kuliner di daerah kampus, maka yang cocok dijual adalah makanan yang terjangkau dan tempat yang nyaman untuk kalangan mahasiswa seperti warung nasi berkonsep café. Dengan pasar yang tertarget maka tidak akan kesulitan untuk menjual produk kuliner yang dijual.

  • Inovasi

   Dengan semakin ketatnya persaingan di dunia bisnis kuliner, harus dapat menyiasati hal ini. Inovasi meliputi rasa, tampilan atau bentuk, kreasi dalam pembuatannya, dan cara penyajiannya. Inovasi ini juga harus disesuaikan dengan target pasar. Contohnya, jika targetnya adalah anak sekolah, buatlah makanan dengan tampilan yang menarik bagi anak sekolah. Inovasi produk kuliner yang dijual juga sangat penting agar konsumen tidak bosan untuk mengkonsumsi produk kuliner yang dijual, selalu berikan variasi baru kepada jenis makanan yang dijual.

  • Supplier

   Bahan dasar uang dipakai dalam mengolah makanan dapat sangat mempengaruhi rasa makanan. Untuk menyediakan bahan dasar, harus ada pihak yang bertanggung jawab untuk itu. Dengan adanya bantuan supplier, maka kuaitas bahan dasar makanan akan terjamin. Memilih supplier pun harus berhati –hati. Pilihlah supplier yang konsisten menjaga kualitas.

  • Pengetahuan dan keahlian

   Menjadi salah satu pengusaha dalam bisnis kuliner, berarti harus mempunyai pengetahuan dan keahlian juga di bidang kuliner. Dari pengetahuan dan keahlian inilah nantinya kan muncul ide – ide baru serta inovasi baru. Sehingga menjadikan makanan yang disajikan beda dari yang lainnya. Walaupun memilih untuk menggunakan juru masak atau chef, pembisnis tetap harus mengetahui lebih dalam lagi mengenai bidang bisnisnya.
  • Timing Serving/ Waktu Pelayanan
    Timing serving sangat berhubungan dengan mekanisme pelayanan pada konsumen. Apakah bisnis kuliner anda menawarkan layanan makanan cepat saji, convinience food atau fine dining, ini harus sudah ditentukan sejak awal. Hal ini nantinya akan sangat berhubungan dengan SOP (standard operational procedur), cara berkomunikasi dengan pelanggan, kitchen, dan waiter.
  • Menu/ Produk Yang Anda Jual
    Menyediakan produk yang banyak dicari oleh orang di sekitar bisnis kuliner yang akan Anda bangun adalah penting, tapi bila Anda tidak tahu produk bisnis kuliner apa yang akan Anda jual maka sebaiknya Anda melakukan survey produk apa yang dicari pelanggan dan masih sedikit pesaing. Bila Anda tetap ingin masuk dalam sebuah kompetisi pasar dimana Anda ingin menjual produk yang sudah ada maka Anda harus siap dengan dua kemungkinan yang akan terjadi, yaitu lebih sukses dari pesaing Anda atau kalah dalam persaingan bisnis.
    Bila kita menawarkan produk bisnis kuliner yang sudah cukup dikenal maka kita harus memperhatikan persaingan. Persaingan ini bisa dalam bentuk harga, jumlah porsi, cara pelayanan, dan lain-lain. Bila Anda sudah melakukan yang terbaik untuk menghadapi persaingan itu maka selanjutnya biarkan pelanggan yang menentukan siapa yang akan mereka pilih.
  • Konsep Restoran dan Pelanggan Potensial Anda
    Jenis-jenis menu yang anda hidangkan dapat ditentukan pula oleh konsep restoran serta pelanggan potensial yang paling sering datang ke restoran anda.
   Restoran yang buka untuk umum dan didatangi berbagai jenis pengunjung tentu berbeda dengan kafe berkonsep modern. Restoran mewah yang memiliki bangunan eksklusif juga akan memiliki jenis menu yang berbeda dengan kafe tenda trendi yang dirancang untuk tempat kumpul-kumpul remaja. Pastikan konsep ini sudah anda buat dengan matang sebelum anda merencanakan menu.








REFERENSI
  • Pemikiran sendiri

0 komentar:

Posting Komentar